PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Minggu, 21 Juli 2013

Pengertian Ritual dan Yajna dalam Agama Hindu

Umat Hindu Indonesia. Ritual adalah seni penuh warna untuk memuja Tuhan. Dua ritual yang paling populer adalah Puja dan Yajna. Puja adalah yang paling umum dari ritual.
Weda tidak bicara tentang Puja, yang berisi bentuk-bentuk terinci dari pemujaan di rumah atau di pura. Satu bagian utama dari ritual ini adalah persembahan yang dibuat dari banyak bahan yang disebut Upacara (persembahan dengan pernuh hormat, offering with honor) kepada Tuhan.
Upacara terdiri dari makanan, air wangi, daun-daun Tulsi, bubuk cendana, dupa, bunga, abu dan baju. Orang yang melakukan atau memimpin Puja di pura di sebut Pujari. Arati adalah bagian lain yang penting dari upacara Puja. Ia adalah ritual biasa mengayunkan (waving) cahaya di depan patung Tuhan.
Setelah Puja, kepala rumah tangga atau Pujari membagikan persembahan kepada Tuhan, disebut Prasad, kepada para bhakta yang lain. Prasad terdiri dari makanan dan tepung daun-daunan.

Yajna dilakukan pada altar yang dibangun sementra (asagan, sanggah cucuk,pen) sesuai dengan hukum-hukum Tantra. Altar-altar ini dibuat khusus untuk Yajna, dan segera setelah Yajna selesai altar ini dihancurkan.

Yajna tidak melibatkan citra atau patung Tuhan. Yantra yang khusus (bentuk geometrikal yang komplek) di gambar di atas altar dan Yantra ini mempersonifikasikan Dewa yang dipuja. Kebanyakan ritual Yajna melibatkan japa simultan oleh banyak pendeta.

Ada dua jenis Yajna, satu dilakukan secara khusus untuk kesejahteraan umum dan yang satu lagi untuk kebaikan keluarga. Yajna untuk umum biasanya disponsori oleh raja, tapi sekarang disponsori oleh beberapa manajemen pura dan organisasi sosial keagamaan.

Yajna biasanya dilakukan untuk kesejahteraan material manusia. Tentu saja dengan melaksanakan Yajna, seorang manusia secara tidak langsung akan dibawa makin dekat kepada Tuhan, karena ia secara sepenuhnya memahami kekuasaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

sumber : http://okanila.brinkster.net

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Memuat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...